Berita Tentang PPSKI

Harga pangan dunia semakin mahal. Itulah kesimpulan dari Food Price Index atau Indeks Harga Pangan yang dikeluarkan oleh Organisasi Pangan Dunia atau Food and Agriculture Organization (FAO) belum lama ini. Kenaikan akan terjadi pada tiga komoditas pangan, yakni daging, susu, dan gula. Sedangkan, tren penurunan hanya terjadi pada komoditas serealia dan minyak nabati.

Untuk daging sapi misalnya, indeks harga FAO menyebutkan harga daging terus naik dari Januari-September 2016 naik sebesar 18,3 poin. Tren kenaikan ini kemungkinan bakal berlanjut hingga akhir tahun ini. Data tersebut sangat penting karena Indonesia adalah importir tetap seluruh komoditas ini, kecuali minyak nabati. Kenaikan harga daging dan susu berpeluang menggoyang lagi pasar pangan Indonesia.

Selengkapnya...

UPSUS SIWAB, adalah singkatan dari "Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting", yaitu sebuah program yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk memaksimalkan potensi sapi indukan di dalam negeri agar terus menghasilkan pedet.

Dari program IB yang sudah dijalankan pada tahun 2016 ini, sudah ada penambahan 1,4 juta ekor anakan dari 2 juta induk sapi yang di-IB. Pada tahun 2017 mendatang targetnya adalah mengawinkan 4 juta ekor sapi, baik melalui kawin alam maupun IB, agar terjadi kelahiran 3 juta sapi baru di 2018.

Selengkapnya...

Kebijakan pemerintah untuk mengimpor daging murah asal India hanya berorientasi pada konsumen. Dampaknya pasti akan sangat besar, meski saat ini belum terlihat karena sebagian besar konsumen masih cenderung mengonsumsi daging sapi. Demikian yang dikatakan oleh Ketua Harian Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) Asnawi.

Kebijakan tersebut kian menekan peran peternak lokal, apakah Pemerintah lupa kalau peternak kita adalah peternak rakyat yang melakukan pemeliharaan dalam skala kecil. Nasib peternak rakyat kini ibarat bom waktu yang akan meledak dalam waktu dekat, jika tidak ada kebijakan yang berorientasi hulu.

Selengkapnya...