Berita Tentang PPSKI

Bagi warga Jabar, daging kerbau sebenarnya tidak terlalu asing. Namun untuk daging kerbau yang diimpor dari India, entah mengapa belum ada permintaan dari masyarakat. Mereka hanya sekedar bertanya karena penasaran seperti apa daging kerbau yang dijual dengan harga hanya Rp65.000.

Itu sebabnya hingga saat ini, Bulog Divre Jabar masih belum melakukan distribusi daging kerbau impor ke sejumlah daerah di Jabar, walaupun pasokan sudah tersedia termasuk rencana penambahan jalur distribusi. Demikian yang disampaikan oleh Ketua Bulog Divre Jabar, Alip Afandi.

Selengkapnya...

Ketua Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Teguh Boediyana, memastikan bahwa stok sapi  Qurban untuk tahun ini aman. Termasuk untuk Jabodetabek yang memang butuh perhatian khusus karena besarnya kebutuhan sapi kurban di wilayah ini.

Ramainya pasar hewan kurban di Jabodetabek jika dibandingkan dengan daerah lain, dipengaruhi faktor sosial ekonomi, dimana masyarakat muslim kelas menengah keatas banyak yang berdomisili di wilayah ini. Belum lagi didukung oleh suatu kepuasan batin dalam konteks ibadah bila mereka bisa berkurban sapi.

Selengkapnya...

Berdasarkah analisa yang dilakukan oleh Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Teguh Boediyana, usaha breeding ternak sapi secara bisnis sesungguhnya kurang menjanjikan.

Coba bayangkan, peternak harus mengawinkan terlebih dulu sapi indukannya yang membutuhkan waktu  paling tidak selama tiga bulan, dan itu pun tingkat keberhasilannya meragukan karena belum tentu sekali kawin langsung bunting. Setelah bunting memerlukan waktu hingga sembilan bulan untuk mengandung kemudian melahirkan.

Selengkapnya...