Berita Tentang PPSKI

Masyarakat Balikpapan dulunya bersikap pesimistis dan ragu untuk beternak sapi dengan berbagai alasan, seperti lahan yang tidak cocok dan cuaca yang ekstrem.

Padahal, menurut keterangan Kepala Dinas Peternakan Pemprov Kaltim, Dadang Sudarya, usaha ternak sapi cukup menjanjikan karena konsumsi daging sapi di Balikpapan cukup tinggi mencapai 30 sampai 35 ekor per hari, sedangkan populasi ternak relatif terbatas. Pada akhirnya untuk memenuhi kebutuhan tersebut harus mendatangkan hewan ternak itu dari luar Balikpapan.

Selengkapnya...

Perum Bulog akan mengimpor daging kerbau beku asal India, untuk tahap awal akan masuk 9.500 ton. Daging ini nantinya akan dijual seharga Rp 65.000/kg.

Direktur Eksekutif Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo), Joni Liano menuturkan, jika memang tujuan pemerintah menurunkan harga daging sapi, daging kerbau bisa jadi alternatif sumber protein hewani yang murah meriah. Namun kebijakan impor tersebut akan mengubah struktur harga sapi hidup yang dijual peternak lokal.

Selengkapnya...

Pertumbuhan kelas menengah di Indonesia amat pesat. Bank Dunia mencatat, pada 2003 jumlah kelas menengah di Indonesia hanya 37,7 persen dari populasi, namun pada 2010 meningkat menjadi 56,5 persen. Efeknya, permintaan akan daging sapi di dalam negeri terus melonjak. Secara tak langsung, permintaan daging yang tinggi membuat harga daging semakin mahal.

Kondisi tersebut diamini oleh pengusaha di sektor food and beverages, Elzan Aziz. Menurut data penjualannya, khusus produk steak memang terjadi kenaikan sekitar 2-5 persen dalam kurun tiga tahun terakhir.

Selengkapnya...