Berita Tentang PPSKI

Penyebabnya adalah defisit kebutuhan kedua komoditas tersebut. Tahun 2019, impor daging sapi dan kerbau dialokasikan sebesar 291.980 ton sedangkan tahun 2020  kuota impor dinaikkan menjadi 300.000 ton.

Menurut  Syamsul Ma'arif, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, kondisi tersebut salah satunya disebabkan belum mampunya pengusaha lokal maupun peternak rakyat untuk mengikuti kebutuhan industri hotel, restoran, dan katering (horeka). Oleh sebab itu, pemerintah harus menambah impor yang  sebagian besar diperuntukkan bagi industri. 

Selengkapnya...

Hal tersebut terjadi akibat kebijakan kontraproduktif pemerintah. Bahkan, revisi kebijakan soal kewajiban importir sapi bakalan memasukkan sapi indukan masih sulit diterima. Akibatnya, belasan perusahaan tutup kandang alias bangkrut.

Kondisi peternakan dalam negeri tidak juga membaik, bahkan malah memburuk. Di saat kebutuhan daging masih terus impor, industri sapi potong malah tumbang. Setidaknya, ada 14 perusahaan penggemukan sapi (feedloter) tutup usaha akibat kebijakan pemerintah yang tidak kondusif.

Selengkapnya...

Syahrul Yasin Limpo, diminta oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pertanian Kebinet Indonesia Maju. Salah satu pekerjaan rumah yang menantinya, menyangkut program swasembada daging yang dicanangkan 2025.

Syahrul Yasin Limpo menargetkan dalam 100 hari kerja akan memetakan data pertanian. Dengan adanya pemetaan ini, data pertanian menjadi lebih jelas, sehingga dapat diketahui gambaran pertanian setiap daerah. Data ini menjadi milik Kementerian Pertanian yang harus disepakati oleh semuanya, Syahrul menambahkan data yang ada nanti harus disinkronisasi dengan kementerian atau kelembagaan lainnya terutama BPS sebagai lembaga negara pemegang mandat soal data statistik.

Selengkapnya...