Skip to main content
| Berita Tentang PPSKI

Peternak Lokal Kewalahan Hadapi Impor Daging

Keputusan pemerintah membuka keran impor daging besar-besaran mulai memakan korban. Salah satunya adalah para peternak rakyat yang selama ini melakukan penggemukan sapi di beberapa daerah seperti Bandung dan Lampung.

Banyak peternak disebut tidak lagi memelihara sapi karena harga jualnya terus menurun, hingga tidak dapat menutupi biaya operasional mereka. Beberapa peternak lainnya memilih mengubah pola bisnis mereka dengan mengembangkan sapi hanya untuk keperluan lebaran haji saja.

-----------------------------------------

Tanggapan Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Melalui SekJen Rochadi Tawaf

Berdasarkan hasil penelitian lapangan yang dilakukan PPSKI, harga sapi lokal hidup memang mulai terpengaruh oleh daging sapi impor yang peredarannya merembes sampai ke daerah. Kebijakan Impor yang dilakukan pemerintah agar harga daging lokal atau daging segar Rp 80.000 per kg, membuat harga sapi hidup harus turun dikisaran Rp 38.000 - Rp 40.000 per kg.

Padahal harga bibit sapi untuk penggemukan, saat ini sudah berada dikisaran Rp 43.000 per kg. Jika sapi tersebut digemukkan tiga sampai empat bulan, harga jualnya adalah Rp 47.000 per kg. Berarti peternak harus menanggung kerugian sekitar Rp7.000 per kilogram.

Kondisi pasar saat ini, harga sapi lokal dengan sapi impor hanya terpaut sekitar Rp500 - Rp1.000,-. Tipisnya perbedaan antara harga sapi bakalan lokal dan sapi bakalan impor itu membuat peternak lokal tidak lagi tertarik berternak sapi. Padahal penggemukan sapi lokal sangat penting untuk menopang ketersediaan sapi bagi para jagal yang membutuhkan sapi setiap hari untuk dipotong.

Masalah seperti tersebut diatas tidak akan terjadi jika harga daging sapi tetap berada dikisaran Rp 115.000 - Rp 120.000 per kg. Bila pemerintah terus membuka keran impor daging sapi dan kerbau, maka dalam dua tahun sampai tiga tahun ke depan, jumlah peternak lokal akan merosot tajam dan Indonesia akan murni tergantung pada impor untuk kebutuhan daging sapi.

Sumber: kontan.co.id

Translate

Foto Abrianto

Abrianto

Seorang penggiat web blog sejak lama

Artikel Terkait

Artikel Terkait