Berita Tentang PPSKI

Kebijakan pemerintah membuka impor daging beku asal India dalam jangka panjang dikhawatirkan mematikan usaha peternakan rakyat di Tanah Air. Tanda-tandanya sudah terlihat, yaitu terjadinya penurunan harga sapi hidup dan daging sapi lokal hingga 50 persen, termasuk jumlah pemotongan di rumah potong hewan (RPH) karena kebutuhannya diisi oleh daging beku India.

Jika kondisi ini dibiarkan, tidak akan ada lagi peternak sapi rakyat. Padahal jumlah pelaku usaha peternakan rakyat di Tanah Air cukup besar, mencapai 5,5 juta kepala keluarga dengan populasi sapi sebanyak 20,5 juta ekor. Dapat dipastikan akan terjadi dampak sosial, politik dan ekonomi di pedesaan.

Selengkapnya...

Agar masyarakat lebih mengenal dan memahami potensi dunia peternakan, pemerintah terus berupaya mendorong kemajuan usaha peternakan melalui berbagai program, salah satunya adalah dengan menyelenggarakan Kontes Ternak.

Hal itulah yang disampaikan oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Fini Murfiani, saat bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, beberapa tokoh peternakan, antara lain dari: Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia dan Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia.

Selengkapnya...