Kenaikan Harga Daging Tak Untungkan Peternak Sapi

Saat ini, harga sapi sudah mencapai level cukup tinggi mencapai Rp 45 ribu/kg. Tidak mengherankan jika harga daging sapi menjadi Rp 90 ribu. Apakah peternak sapi mendapatkan keuntungan yang signifikan ? Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi Kerbau Indonesia (PPSKI) Teguh Boediyana mengatakan, peternak sapi tradisional (peternakan rakyat) memelihara sapi tanpa hitungan ekonomi mendetail. Mereka hanya memelihara, memberi makan, dan menjualnya.

Jadi, tidak melakukan pendekatan-pendekatan dengan ekonomi seperti perusahaan besar Ketika harga daging naik, harga sapi ikut naik. Sepertinya peternak mendapatkan keuntungan, padahal tidak. Penyebabnya, pada saat akan membeli bibit akan dihadapkan pada kenaikan harga. Harga sapi dan daging merupakan dua hal berbeda. Peternak lebih bersentuhan dengan harga sapi, bukan harga daging.

Sumber : republika.co.id