Loading...

Apakah Usaha Pembibitan Sapi Masih Menguntungkan ?

Berdasarkah analisa yang dilakukan oleh Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Teguh Boediyana, usaha breeding ternak sapi secara bisnis sesungguhnya kurang menjanjikan. Coba bayangkan, peternak harus mengawinkan terlebih dulu sapi indukannya yang membutuhkan waktu paling tidak selama tiga bulan, dan itu pun tingkat keberhasilannya meragukan karena belum tentu sekali kawin langsung bunting. Setelah bunting memerlukan waktu hingga sembilan bulan untuk mengandung…

Judicial Review UU Peternakan Tentang Impor Daging Sapi

Bisnis impor daging sapi memang menggiurkan, Indonesia dengan penduduk sekitar 250 juta merupakan pangsa pasar daging sapi terbesar di Asia Tenggara. Setahun tidak kurang kebutuhan daging sapi sekitar 670 ribu ton, dipenuhi dari produksi sapi lokal sekitar 440 ribuan ton, dan sisanya dipenuhi impor 230 ribuan ton. Berdasarkan analisis dari data yang ada, ternyata volume impor daging sapi dari tahun ketahun akan terus meningkat. Hal ini terutama di sebabkan oleh elastisitas permintaan daging…

Berbagai Pernyataan Pejabat Pemerintah Tentang Daging Sapi Ternyata Keliru !

Artikel ini ditulis oleh SekJen PPSKI, Rochadi Tawaf, di academia.edu dengan judul "SENGKARUT DAGING SAPI" ------------------------------------------------------ Sengkarut daging sapi belakangan ini berkembang makin memperkeruh suasana dan sangat tidak kondusif. Sesungguhnya penulis ingin mengikuti himbauan Prof. Bustanul Arifin, yang menyatakan “untuk sengkarut daging sapi kita tidak usah berkomentar yang tidak rasional terutama ditujukan kepada para pejabat pemerintah”. Namun sebagai ilmuwan…

Kekhawatiran PPSKI Terhadap Daging India Yang Rawan Terjangkit Penyakit

Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), khawatir dengan impor daging India, karena rawan terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Pasalnya, India merupakan negara yang masih berkategori zone based atau belum aman terhadap wabah PMK.

Info & Kegiatan

KLIK disini

Kontak

KLIK disini

Profil Pengurus

KLIK disini

    Back to top