Loading...

Apakah Usaha Pembibitan Sapi Masih Menguntungkan ?

Berdasarkah analisa yang dilakukan oleh Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Teguh Boediyana, usaha breeding ternak sapi secara bisnis sesungguhnya kurang menjanjikan. Coba bayangkan, peternak harus mengawinkan terlebih dulu sapi indukannya yang membutuhkan waktu paling tidak selama tiga bulan, dan itu pun tingkat keberhasilannya meragukan karena belum tentu sekali kawin langsung bunting. Setelah bunting memerlukan waktu hingga sembilan bulan untuk mengandung…

Pendapat Peternak Sapi Mengenai Pembatasan Transaksi Tunai

Pusat Pelaporan dan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) akan membuat batasan nominal transaksi tunai atau pembayaran langsung dengan uang kartal, yakni sebesar Rp 100 juta. Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan, pembatasan angka transaksi tunai dilakukan agar memudahkan aparat penegak hukum, PPATK dan lembaga pengawasan lain, untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan terhadap TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang), TPPT (Tindak Pidana Pendanaan Terorisme), ataupun melacak…

Saat "Zone Based" Berlaku, Peternak Sapi Lokal Tidak Bisa Lagi Mengandalkan Pemerintah !

Peralihan sistem impor sapi dari basis negara (country based) menjadi basis zona (zone based) terus menjadi perdebatan. Dengan country based, daging yang bisa diimpor hanya berasal dari negara yang statusnya sudah bebas dari PMK. Sedangkan dengan sistem zone based, impor daging bisa berasal dari negara mana saja termasuk yang statusnya belum bebas PMK. Itu sebabnya zone based penuh resiko.

Peternak Sapi Tidak Lagi Tertarik Memasok Kebutuhan Daging Sehari-hari

Pemerintah menginginkan harga daging sapi bisa turun di level Rp 80.000/kg. Berbagai cara dilakukan pemerintah, seperti membuka impor besar-besaran pada daging sapi beku dan daging kerbau India. Meski tujuan impor bagus yakni menyediakan alternatif daging sapi segar, kebijakan harga daging Rp 80.000/kg tersebut, menurut Sekretaris Jenderal Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Rochadi Tawaf, sulit dilakukan peternak lokal.

Info & Kegiatan

KLIK disini

Kontak

KLIK disini

Profil Pengurus

KLIK disini

    Back to top