Loading...

Apakah Usaha Pembibitan Sapi Masih Menguntungkan ?

Berdasarkah analisa yang dilakukan oleh Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Teguh Boediyana, usaha breeding ternak sapi secara bisnis sesungguhnya kurang menjanjikan. Coba bayangkan, peternak harus mengawinkan terlebih dulu sapi indukannya yang membutuhkan waktu paling tidak selama tiga bulan, dan itu pun tingkat keberhasilannya meragukan karena belum tentu sekali kawin langsung bunting. Setelah bunting memerlukan waktu hingga sembilan bulan untuk mengandung…

Insentif Fiskal Untuk Dorong Pengembangbiakkan Sapi Potong di Indonesia

Pemerintah melalui PP No. 45/2019 bakal memberikan fasilitas fiskal berupa super deductible tax atau pengurangan penghasilan bruto di atas 100 persen kepada usaha yang menyelenggarakan vokasi dan R&D. Penyelenggara vokasi bisa mendapatkan pengurangan penghasilan bruto paling tinggi 200 persen dari biaya penyelenggaraan vokasi, sedangkan R&D paling tinggi 300 persen dari biaya penyelenggaraan R&D. Namun, PP tersebut masih belum mengatur mengenai kriteria dan syarat yang perlu dilakukan oleh…

Selamat Datang Daging India, Selamat Tinggal Peternak Indonesia

"Artikel ini ditulis oleh SekJen PPSKI, Rochadi Tawaf, di pikiran-rakyat.com dengan judul "Menyoal Impor Daging India." ----------------------------------------------------- Kemelut harga daging sapi kini memasuki babak baru, yaitu sejak pemerintah mencanangkan bahwa pada akhir bulan ini akan merealisasikan impor daging asal India. Dengan berbagai alasan untuk menurunkan harga daging sapi, pemerintah telah melakukan banyak kebijakan yang kontra produktif dalam mendukung upaya program swasembada…

Peternak Berusaha Memasok Daging Sapi Yang Higienis, Pemerintah Malah Mengimpor Daging Kerbau Yang Beresiko

Bagi warga Jabar, daging kerbau sebenarnya tidak terlalu asing. Namun untuk daging kerbau yang diimpor dari India, entah mengapa belum ada permintaan dari masyarakat. Mereka hanya sekedar bertanya karena penasaran seperti apa daging kerbau yang dijual dengan harga hanya Rp65.000. Itu sebabnya hingga saat ini, Bulog Divre Jabar masih belum melakukan distribusi daging kerbau impor ke sejumlah daerah di Jabar, walaupun pasokan sudah tersedia termasuk rencana penambahan jalur distribusi. Demikian…

Info & Kegiatan

KLIK disini

Kontak

KLIK disini

Profil Pengurus

KLIK disini

    Back to top