Loading...

Apakah Usaha Pembibitan Sapi Masih Menguntungkan ?

Berdasarkah analisa yang dilakukan oleh Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Teguh Boediyana, usaha breeding ternak sapi secara bisnis sesungguhnya kurang menjanjikan. Coba bayangkan, peternak harus mengawinkan terlebih dulu sapi indukannya yang membutuhkan waktu paling tidak selama tiga bulan, dan itu pun tingkat keberhasilannya meragukan karena belum tentu sekali kawin langsung bunting. Setelah bunting memerlukan waktu hingga sembilan bulan untuk mengandung…

Ada "Penumpang Gelap" Yang Memanfaatkan Kondisi Gonjang Ganjing Harga Daging Sapi

Untuk tujuan stabilisasi harga daging sapi, pemerintah memberikan jatah kuota impor pada sejumlah perusahaan swasta. Izin tersebut berupa impor daging beku jenis secondary cut sebesar 23.200 ton. ------------------------------------------------- Tanggapan PPSKI melalui SekJen Rochadi Tawaf Hingga saat ini, para importir lama, termasuk yang masuk asosiasi importir, tidak pernah mendapat jatah impor secondary cut. Mereka hanya diizinkan mengimpor daging prime cut yang harganya lebih mahal.…

Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju Dan Program Swa Sembada Daging 2025

Syahrul Yasin Limpo, diminta oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pertanian Kebinet Indonesia Maju. Salah satu pekerjaan rumah yang menantinya, menyangkut program swasembada daging yang dicanangkan 2025. Syahrul Yasin Limpo menargetkan dalam 100 hari kerja akan memetakan data pertanian. Dengan adanya pemetaan ini, data pertanian menjadi lebih jelas, sehingga dapat diketahui gambaran pertanian setiap daerah. Data ini menjadi milik Kementerian Pertanian yang harus disepakati oleh semuanya,…

Batalkan Rencana Impor Daging Dan Sapi Dari Negara Yang Belum Bebas PMK !

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dalam waktu dekat akan mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IX. Salah satu dari kebijakan yang akan dibuat adalah membuka peluang impor dari zona atau wilayah suatu negara yang statusnya belum bebas PMK. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Teguh Boediyana meminta agar pemerintah berhati-hati mengeluarkan kebijakan ekonomi yang bisa berdampak buruk terhadap usaha rakyat kecil.

Info & Kegiatan

KLIK disini

Kontak

KLIK disini

Profil Pengurus

KLIK disini

    Back to top