Loading...

Apakah Usaha Pembibitan Sapi Masih Menguntungkan ?

Berdasarkah analisa yang dilakukan oleh Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Teguh Boediyana, usaha breeding ternak sapi secara bisnis sesungguhnya kurang menjanjikan. Coba bayangkan, peternak harus mengawinkan terlebih dulu sapi indukannya yang membutuhkan waktu paling tidak selama tiga bulan, dan itu pun tingkat keberhasilannya meragukan karena belum tentu sekali kawin langsung bunting. Setelah bunting memerlukan waktu hingga sembilan bulan untuk mengandung…

Judicial Review UU Peternakan Tentang Impor Daging Sapi

Bisnis impor daging sapi memang menggiurkan, Indonesia dengan penduduk sekitar 250 juta merupakan pangsa pasar daging sapi terbesar di Asia Tenggara. Setahun tidak kurang kebutuhan daging sapi sekitar 670 ribu ton, dipenuhi dari produksi sapi lokal sekitar 440 ribuan ton, dan sisanya dipenuhi impor 230 ribuan ton. Berdasarkan analisis dari data yang ada, ternyata volume impor daging sapi dari tahun ketahun akan terus meningkat. Hal ini terutama di sebabkan oleh elastisitas permintaan daging…

Peternak Lokal Kewalahan Hadapi Impor Daging

Keputusan pemerintah membuka keran impor daging besar-besaran mulai memakan korban. Salah satunya adalah para peternak rakyat yang selama ini melakukan penggemukan sapi di beberapa daerah seperti Bandung dan Lampung. Banyak peternak disebut tidak lagi memelihara sapi karena harga jualnya terus menurun, hingga tidak dapat menutupi biaya operasional mereka. Beberapa peternak lainnya memilih mengubah pola bisnis mereka dengan mengembangkan sapi hanya untuk keperluan lebaran haji saja.

Insentif Fiskal Untuk Dorong Pengembangbiakkan Sapi Potong di Indonesia

Pemerintah melalui PP No. 45/2019 bakal memberikan fasilitas fiskal berupa super deductible tax atau pengurangan penghasilan bruto di atas 100 persen kepada usaha yang menyelenggarakan vokasi dan R&D. Penyelenggara vokasi bisa mendapatkan pengurangan penghasilan bruto paling tinggi 200 persen dari biaya penyelenggaraan vokasi, sedangkan R&D paling tinggi 300 persen dari biaya penyelenggaraan R&D. Namun, PP tersebut masih belum mengatur mengenai kriteria dan syarat yang perlu dilakukan oleh…

Info & Kegiatan

KLIK disini

Kontak

KLIK disini

Profil Pengurus

KLIK disini

    Back to top