Walaupun Digugat Oleh Peternak, Pemerintah Tetap Mengimpor Daging Kerbau Dari India.

Untuk menekan harga daging sapi yang berada pada level stabil tinggi, pada tahun 2016 yang lalu Pemerintah menargetkan impor daging kerbau asal India sebanyak 70 ribu ton. Per hari ini masih tersisa 21 ribu ton yang belum diimpor.

Walaupun Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) meminta MK melakukan judicial review (JR) terhadap impor daging kerbau asal India tersebut, berdasarkan informasi yang beredar impor tetap diperbolehkan.

Mengenai putusan MK, Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti, Bulog tidak dalam posisi menilai putusan tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan hanya sebatas mengirimkan surat kepada pihak regulator seperti Mendag Mentan, Menko dan Menteri BUMN, untuk segera mengambil putusan dalam waktu dekat.

Pada prinsipnya, Bulog hanya menunggu surat penugasan untuk melakukan impor daging sapi ini. Karena kabarnya, daging tidak hanya diimpor dari India saja, tapi juga dari Spanyol dan Australia.

Khusus daging kerbau dari India, Bulog memastikan dalam kondisi sehat dan terbebas dari penyakit. Pemerintah pun secara ketat telah memeriksa kesehatan daging tersebut sebelum masuk ke pasar Indonesia.

Sumber : okezone.com