Dari Kancil Jadi Kebo

Hewan dengan nama latin Tragulus kanchil, adalah sejenis ungulata berteracak genap bertubuh kecil anggota suku Tragulidae. Hewan ini menyebar di Asia Tenggara hingga ke Sumatra dan Kalimantan. Di beberapa daerah Sumatra hewan ini dikenal sebagai pelanduk (atau kadang-kadang kancil), dan di Kalimantan disebut pelanduk kancil, pelanduk renggas, pelanduk kecil, dan lain-lain. Sementara dalam bahasa Inggris disebut sebagai Lesser mouse-deer atau Lesser Malay chevrotain.

Sedangkan Kebo adalah sebutan untuk Kerbau, atau biasa disebut kerbau air (untuk membedakannya dengan kerbau afrika), adalah binatang memamah biak yang dijadikan ternak, utamanya di Asia. Kebo adalah ini adalah domestikasi dari kerbau liar di daerah Pakistan, India, Bangladesh, Nepal, Bhutan, Vietnam, China, Filipina, Taiwan, Indonesia, dan Thailand.

Domestikasi adalah suatu budi daya yang menyebabkan perubahan genetik pada tumbuhan ataupun hewan yang dilakukan oleh manusia. Kerbau adalah hewan pekerja yang tangguh, dan sampai sekarang masih dipakai sebagai hewan penarik pedati maupun bajak di beberapa tempat di Asia berkat kekuatannya.

Lantas bagaimana kisahnya Kancil menjadi Kebo? Cerita tersebut bukan terjadi di dunia hewan, melainkan di bidang otomotif.

Berawal dari Daihatsu, pabrikan otomotif yang menjadi legenda di Indonesia. Salah satu model yang populer adalah Daihatsu Taft yang terus diproduksi hingga empat generasi. Nama Taft merupakan singkatan dari Tough Almighty Four-wheel Touring. Daihatsu Taft punya banyak nama lain di luar negeri. SUV ini juga dikenal dengan nama Daihatsu Wildcat, Daihatsu Scat, atau Daihatsu Rugger.

Daihatsu Taft seri pertama pertama diluncurkan pada tahun 1976 dengan nama Taft F10. Mobil ini bermesin bensin 4 silinder 958 cc yang sangat tangguh. Untuk versi awal ini dijuluki sebagai Taft Kancil karena ukurannya yang mungil namun sangat gesit ketika merambah medan offroad. Kemudian pada tahun 1979, dilanjutkan dengan Taft F50. Pada seri inilah Taft mendapat julukan Taft Kebo.

Sebutan Kebo bukan tanpa alasan, Taft F50 ini memang sangat tangguh dan pada pintu belakangnya memang terdapat logo bergambar kepala kerbau.

Daihatsu Taft Kebo punya reputasi yang bagus sebagai jip kompak serba guna. Oleh sebab itu, Taft Kebo banyak dipakai instansi pemerintah sebagai kendaraan operasional atau dinas di berbagai proyek di Indonesia.

Seperti hewan kerbau, mobil terkenal sebagai mobil yang tahan banting, irit, tidak rewel, dan sanggup kerja keras.

Para pecinta Taft Kebo telah membentuk beberapa komunitas, tak hanya menggelar bakti sosial dan offroad, komunitas ini sering dilibatkan pemerintah setempat untuk membantu penanganan bencana di daerah yang sulit ditembus dengan kendaraan reguler.

Kegiatan lain adalah menyelenggarakan program klinik kelas, yang rutin digelar untuk berbagai pengetahuan seputar persoalan Taft. Tujuannya agar para anggota bisa menangani sendiri permasalahan yang dihadapi tanpa harus sedikit-sedikit membawa ke bengkel.

Untuk anda yang menggemari Taft Kebo dan ingin mengetahui kegiatan komunitasnya,  simak jadwalnya di Aplikasi Android IAC.

Tak perlu bayar, tak perlu register dan tak perlu login!